Sinopsis Film

Boruto: 5 Legenda Yang Harus Dibangkitkan Edo Tensei

Boruto: 5 Legenda Yang Harus Dibangkitkan Edo Tensei

Boruto: 5 Legenda Yang Harus Dibangkitkan Edo Tensei

Boruto: 5 Legenda Yang Harus Dibangkitkan Edo Tensei – Buar Geeks penggemar series Naruto pasti mengenal salah satu jurus terlarang di series tersebut yaitu Edo Tensei. Jurus tersebut mampu membangkitkan kembali orang atau sosok yang sudah mati. Meskipun sempat dilarang oleh Hokage kedua, nyatanya Orochimaru sempat kembali mempraktekan jurus ini. Dalam perang besar Shinobi Keempat pun jurus terlarang ini sempat kembali digunakan.

Meskipun Orochimaru sendiri saat ini sudah tidak lagi melakukan kejahatan, dan mengabdikan dirinya untuk Konoha, bukan tidak mungkin jika Orochimaru (atau ada sosok lainnya) yang lagi-lagi melakukan jurus terlarang ini. Jika memang iya, ada beberapa karakter yang dianggap pantas untuk kembali dibangkitkan. Siapa saja?

Boruto: 5 Legenda Yang Harus Dibangkitkan Edo Tensei

Neji Hyuuga

Neji tentunya memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan dan memaksimalkan kekuatan salah satu Doujutsunya yaitu Juuken. Karena Doujutsu itulah Neji bisa menjadi petarung yang paling mumpuni diantara keluarga Hyuuga lainnya. Kematiannya sendiri dapat diartikan jika dia sudah tidak lagi terbebani oleh segel yang ada pada dirinya, yang sebenarnya tidak terlalu berpengaruh terhadap gaya bertarungnya.

Dengan kemampuan maksimal dari Neji, Konoha tentunya mendapatkan tambahan ketika ada serangan besar datang, contohnya adalah Urashiki. Jika Neji kembali hidup, keuntungan lainnya adalah dia bisa mengajari Himawari bagaimana menjadi seorang petarung yang baik, selain belajar dari ibunya.

Uzumaki Kushina

Keluarga Uzumaki memang terkenal akan kemampuannya yang luar biasa dalam hal menyegel kekuatan, terutama untuk menyegel Bijuu. Sebenarnya ada juga klan Uzumaki lainnya yang masih hidup yaitu Karin. Dia sempat menjadi asisten bagi Orochimaru, meskipun sebenarnya dia memiliki potensi yang besar sebagai ahli segel. Tapi, jika dibandingkan dengan Kushina tentu kekuatannya berbeda jauh.

Ketangguhan Kushina sendiri pernah dia praktekan saat masih menjadi shinobi Konoha dahulu dan juga ketika serangan serigala ekor sembilan menyerang Konoha. Bersama dengan Minato, suaminya, mereka bekerja sama untuk menyegel Kurama di dalam tubuh anaknya sendiri yaitu Uzumaki Naruto. Kushina tentunya bisa membantu Naruto dalam menghadapi berbagai serangan yang datang untuk mengincar Bijuu anaknya. Juga bisa saja dia menjadi pelindung bagi Bijuu lainnya.

Hatake Sakumo

Nama Hatake Sakumo memang tidak terlalu dikenal jika dibandingkan dengan shinobi kuat lainnya. Padahal ayah dari Hatake Kakashi ini merupakan sosok pahlawan bagi desa Konoha. Dengan situasi desa Konoha yang sedang gawat akibat serangan dari Urashiki, tentunya bantuan dari sakumo bisa menjadi sebuah tambahan tenaga yang berharga.

Bukan tanpa alasan, Sakumo sendiri dipercaya memiliki kekuatan yang sama dengan para Sannin. Terlepas dari apa yang terjadi dengannya dan juga segala macam permasalahan yang dia hadapi, Sakumo tetap bisa menjadi shinobi yang ikut membantu melindungi desa. Trailer Terbaru

Boruto: 5 Legenda Yang Harus Dibangkitkan Edo Tensei

Might Duy

Duy juga merupakan karakter yang sebenarnya tidak terlalu dikenal, padahal dialah salah satu pahlawan yang ikut menyelamatkan Konoha dari serangan para ahli pedang Kirigakure. Meskipun tidak memiliki kemampuan Genjutsu dan Ninjutsu, kemampuat Taijutsunya tidak bisa dipandang sebelah mata. Terlepas dari apa yang terjadi dengan tubuhnya, ketika dia membuka jurus delapang gerbang, pada saat dia dibangkitkan hal tersebut tidak berpengaruh.

Jiraiya

Naruto mungkin memang selalu berusaha untuk menjadi pemimpin desa yang baik dan selalu berusaha untuk bisa diandalkan, ketika semua orang memerlukannya. Tapi, tidak dipungkiri jika kehadiran Jiraiya sangat diperluka bagi Naruto sebagai sebuah “petunjuk” ketika dia sedang dalam keadaan bimbang. Jiraiya tentunya bisa menjadi “penasihat” bagi desa Konoha.

Selain menjadi penasihat, Jiraiya juga bisa menjadi guru yang baik bagi Boruto. Boruto mungkin adalah karakter yang hebat dan kuat, dengan segala kemampuan jutsu dan genjutsu yang dia miliki. Tapi, sama seperti Naruto, butuh seorang pembimbing untuk bisa memaksimalkan kemampuannya tersebut. Jadi, Jiraiya bisa menjadi sosok yang pas untuk kembali dibangkitkan.

5 Sahabat Luffy Calon Pengguna Haoshoku Haki

5 Sahabat Luffy Calon Pengguna Haoshoku Haki

5 Sahabat Luffy Calon Pengguna Haoshoku Haki

5 Sahabat Luffy Calon Pengguna Haoshoku Haki – Haoshoku Haki atau Conqueror Haki merupakan salah satu kemampuan yang sangat luar biasa yang diperlihatkan dalam cerita One Piece. Haki tersebut juga merupakan Haki terkuat dibandingkan dua Haki lainnya seperti Armament Haki dan Observation Haki. Haki kepemimpinan ini tidak bisa dilakukan oleh sembarangan orang, meskipun berlatih sekuat apapun. Karena, pada dasarnya ini merupakan bakat dari lahir. Selain Luffy, ada beberapa karakter lainnya yang dianggap berpotensi memiliki Haki ini di masa depan. Siapa saja?

  • Roronoa Zoro

Kru paling kuat kedua setelah Luffy di kru bajak laut topi jerami. Menjadi tangan kanan dari Luffy, Zoro sudah berlatih kemampuannya berpedang dan juga kekuatannya sejak lama sehingga dia saat ini sudah menjadi Zoro yang berbeda dibandingkan Zoro di awal kemunculannya. Kru topi jerami sering kali disebut-sebut merupakan cerminan dari bajak laut Gol D. Roger.

Oleh karena itu, bukan hal yang aneh jika ada kru bajak laut lainnya yang memiliki kemampuan Haki kepemimpinan, contohnya adalah Zoro. Zoro bisa menjadi ceminan dari Silvers Rayleigh, tangan kanan dari Gol D. Roger yang juga seseorang yang ahli dalam menggunakan pedang. Yang terpenting, dia juga menguasai ketiga jenis Haki. Rayleigh jugalah yang mengjari Luffy ketiga Haki tersebut.

5 Sahabat Luffy Calon Pengguna Haoshoku Haki

  • Sanji

Direkrut dari restoran terapung, Barattie, Sanji merupakan kru terkuat ketiga setelah Zoro. Sanji merupakan koki di topi jerami yang sangat ahli membuat masakan. Kekuatan Sanji sendiri tidak jauh berbeda dengan Zoro, makanya terkadang mereka sering bertarung meskipun karena hal konyol sekalipun. Yang menarik adalah ternyata Sanji bukanlah karakter biasa.

Sanji merupakan bagian dari sebuah kerajaan Vinsmoke yang berasal dari wilayah North Blue. Sanji memiliki darah seorang raja di dalam tubuhnya. Dengan darah penguasa yang ada di dalam dirinya, Sanji tentunya memiliki “kualitas” seorang raja juga. Sanji sendiri memiliki tujuan yang berbeda dengan Luffy dimana dia ingin menemukan All Blue. Sedangkan Luffy ingin menjadi seorang raja bajak laut. Kumpulan Sinopsis

  • Trafalgar Law

Sang dokter bedah kematian dan juga kapten dari bajak laut hati. Trafalgar Law berlayar dari wilayah North Blue dan dikenal sebagai salah satu bajak laut paling kejam yang pernah ada. Di kepulauan Sabaody, Lawmerupakan salah satu dari tiga karakter yang menjadi highlight bersama dengan Luffy dan Kidd. Dengan reputasi dan juga kemampuannya wajar jika dia menjadi perhatian angkatan laut.

Saat time skip terjadi, Law memiliki nilai buruan sebesar 500 juta Belly dan dia pun dikenal sebagai orang yang memulai kerusuhan di New World. Karakter seperti Law tentunya juga memiliki potensi yang tersembunyi seperti Haki penguasa. Mengingat Law adalah rival bagi Kidd dan Luffy, rasanya wajar jika Law juga memiliki Haki penguasa.

5 Sahabat Luffy Calon Pengguna Haoshoku Haki

  • Usopp

Pastinya banyak yang heran mengapa Usopp berpotensi memiliki Haki penguasa di masa depan. Usopp sendiri merupakan penembak jitu dari kru topi jerami, dan merupakan salah satu karakter yang unik dan “klasik” di seri ini. Seiring berjalannya waktu, Usopp semakin dekat dengan tujuannya menjadi seorang bajak laut pemberani di lautan. Apa yang dia lakukan di Dressrosa membuat nilai buruannya kini naik menjadi 200 juta.

Dengan nilai buruan tersebut, membuktika sudah sejauh mana Usopp berkembang sejak pertama ali diperkenalkan di awal serinya. Usopp dikenal sebagai orang yang sering membual, tapi kini bualannya menjadi kenyataan. Di Dressrossa, Usopp mengaku jika dia memiliki Haki penguasa. Bukan tidak mungkin jika Oda Sensei juga mewujudkan salah satu kebohongan dari Usopp ini.

  • Momonosuke

Momonosuke merupakan anak dari mantan Daimyo atau pemimpin di wilayah Kuri yaitu Kozuki Oden. Dia sudah pergi ke 20 tahun ke masa depan untuk mengalahkan Kaido yang saat ini meneror masyarakat Wano. Momo mungkin hanyalah anak kecil, tapi dia adalah keturunan dari keluarga Kozuki bersama dengan Hiyori, dan anak dari Oden yang bahkan Roger sendiri pun hormat kepadanya.

Jadi, tidak aneh jika memang Momonoske akan membangkitkan Haki kepemimpinan yang masih terpendam di dalam dirinya. Oden sendiri memiliki kemampuan menggunakan Haki tersebut, yang mana semakin meningkatkan peluang Momo untuk membangkitkannya di masa depan. Ketika dia sudah dewasa dan akan mengambil alih kembali Wano, dia pastinya akan menjadi seorang samurai yang terkenal dan mengaktifkan Haki tersebut.

 

 –
One Piece: Berbagai Pedang yang Digunakan Zoro

One Piece: Berbagai Pedang yang Digunakan Zoro

One Piece: Berbagai Pedang yang Digunakan Zoro

One Piece: Berbagai Pedang yang Digunakan Zoro – Selain Mihawk dan Shanks, Zoro merupakan salah satu pengguna pedang terhebat dalam cerita One Piece. Sedari awal, Zoro memang bercita-cita menjadi seorang ahli pedang terkuat dan terhebat di dunia. Zoro cukup unik dibanding karakter lainnya, karena dia sering menggunakan lebih dari satu pedang untuk melawan musuh. Sepanjang cerita One Piece sampai saat ini, ada beberapa pedang yang pernah digunakan oleh Zoro. Apa saja?

Pedang Bambu

Buat Geeks yang pernah berlatih Kendo atau seni bela diri menggunakan pedang dari Jepang, pasti tahu tentang Shinai. Pedang panjang menyerupai aslinya, namun terbuat dari bambu. Pedang ini biasanya digunakan untuk berlatih. Ketika masih kecil, Zoro juga menggunakan Shinai di dojo tempat biasa dia berlatih. Sedari kecil, dia juga sudah membiasakan diri untuk menggunakan tiga pedang.

One Piece: Berbagai Pedang yang Digunakan Zoro

Wado Ichimonji

Pedang Wado Ichimonji adalah salah satu dari 21 pedang dengan kualitas terbaik. Sebelum menjadi milik Zoro, pedang ini dulunya merupakan milik Kuina, teman masa kecil Zoro. Sehingga, pedang ini memiliki nilai sentimentil dan historis yang tinggi bagi Zoro. Sejak pertama kali muncul dan bertemu dengan Luffy, Zoro sudah menggunakan pedang ini.

Wado Ichimonji juga memiliki daya tahan yang luar biasa, karena mampu bertahan dari serangan Yoru, pedang milik Dracule Mihawk, yang kualitasnya satu tingkat diatas pedang Wado Ichimonji. Berdasarkan penuturan Tengu, pedang Ichimonji dibuat oleh seorang pembuat pedang terkenal dari Wano yang sudah kabur dari wilayah ini beberapa abad yang lalu. Namanya adalah Shimotsuki Kozaburo. Movie Terbaru

Pedang Milik Johnny Dan Yosaku

Dalam arc Arlong Park, Zoro kehabisan pedang karena dua pedang yang dia miliki hancur. Tersisa Wado Ichimonji. Akhirnya dia meminjam dua pedang lainnya dari temannya, Johnny dan Yosaku, untuk bertarung melawan Hatchan. Zoro juga sempat menggunakan kedua pedang ini saat melawan Arlong, namun karena Arlong adalah sosok yang kuat, pedang tersebut bukan miliknya, dan dia pun terluka akibat serangan Mihawk, akhirnya Zoro pun kalah.

Yubashiri

Jika Wado Ichimonji merupakan salah satu pedang dari 20 pedang dengan kualitas terbaik, pedang Yubashiri merupakan salah satu dari 50 pedang dengan kualitas baik, satu tingkat dibawah Ichimonji. Pedang ini diberikan oleh Ipponmatsu dan digunakan ketika dia berada di Loguetown sampai pada cerita di Enies Lobby. Sayangnya, pedang Yubashiri ini harus hancur ketika bertarung melawan salah seorang angkatan laut yang membuat pedang ini berkarat.

One Piece: Berbagai Pedang yang Digunakan Zoro

Sandai Kitetsu

Karena memiliki citra yang buruk sebagai sebuah pedang kutukan, pedang ini pada awalnya tidak diperjual belikan oleh Ipponmatsu. Namun, karena Zoro membutuhkannya akhirnya dia pun terus memaksa dengan melakukan tes keburuntungan. Pedang tersebut dilemparkan kepadanya dan Zoro harus merelakan bagian tubuhnya yang manapun bila terkena pedang tersebut.

Hal menarik dari pedang ini adalah, meskipun Sandai Kitetsu tingkatnya lebih rendah dari Yubashiri, namun daya tahannya lebih kuat. Terbukti sampai sekarang pedang tersebut ada di pinggang Zoro. Di arc Wano ini, Zoro bertemu langsung dengan pembuat pedang Kitetsu yaitu Tenguyama Hitetsu.

Shushui

Salah satu pedang legendaris yang pernah digunakan oleh Zoro. Pedang Shushui ini Zoro dapatkan ketika dia terjebak di Thriller Bark. Zoro kemudian bertemu dengan zombie Ryuma, sang dewa pedang. Mereka pun bertarung dan Ryuma harus mengakui keunggulan Zoro. Akhirnya Ryuma pun memberikan pedang Shushui kepada Zoro, dengan mengatakan jika Shuhsui akan senang dengan majikannya yang baru.

Namun, di arc Wano kemudian terungkap jika Shushui adalah pedang yang dianggap memberikan bencana kepada Wano karena mereka harus kehilangan pedang tersebut. Hiyori pun kemudian memberikan penawaran kepada Zoro untuk mengembalikan Shushui, dan sebagai gantinya dia akan memberikan pedang yang lebih kuat.

Enma

Enma adalah pedang yang diberikan kepada Zoro oleh Hiyori sebagai pengganti Shushui. Enma adalah salah satu pedang yang dimiliki oleh sang penguasa Wano, Kozuki Oden. Hiyori mendapatkan pedang tersebut dari sang ayah, sedangkan adiknya, Momonosuke, mendapatkan pedang Ame no Habakiri. Menurut Hiyori pedang ini sangat dahsyat, bahkan pedang ini adalah satu-satunya benda yang pernah melukai Kaido.

Ini 5 Hal yang Membuat James Bond 'No Time To Die' Paling Ditunggu

Ini 5 Hal yang Membuat James Bond ‘No Time To Die’ Paling Ditunggu

Ini 5 Hal yang Membuat James Bond ‘No Time To Die’ Paling Ditunggu

Ini 5 Hal yang Membuat James Bond ‘No Time To Die’ Paling Ditunggu –  Film James Bond: No Time to Die memang masih membutuhkan pross agar tampil sempurna. Meskipun film ini masih mengisahkan tentang cerita klasik bagaimana seorang agen rahasia yang flamboyan harus berhadapan dengan musuh-musuhnya, namun ada hal menarik lainnya yang akan membuat film ini patut ditunggu.

Berikut beberapa fakta dan hal menarik kenapa film James Bond: No Time to Die jadi salah satu film yang paling ditunggu di tahun 2020.

Ini 5 Hal yang Membuat James Bond ‘No Time To Die’ Paling Ditunggu

Rami Malek

Awalnya, hanya peran-peran kecil di dalam film. Sebelum, akhirnya aktor Rami Malek mampu membuat Hollywood meliriknya setelah tampil apik sebagai Freddy Mercury di film Bohemian Rhapsody. Nah, Rami Malek pun akan menjadi salah satu aktor yang tampil di James Bond: No Time to Die .

Rami Malek akan menjadi karakter penjahat di sini. Mengingat cara ia bermain film, Rami Malek tampak akan jadi salah satu musuh paling berat James Bond. Bukan hanya sekadar adu fisik, namun adu karakter dan kejeniusan.

Penampilan Daniel Craig

Setiap orang punya pendapat dna penilaian tersendiri tentang film-film James Bond yang diperankan oleh Daniel Craig. Hampir semua orang sepakat, peran Daniel Craig di film Specter adalah peran terbaiknya sebagai agen rahasia 007.

Daniel Craig mampu tampil mencerminkan James Bond yang sesuai dengan gayanya snediri. Ia mampu tampil keluar dari bayang-bayang aktor pemeran James Bond yang tampak stagnan dan begitu-begitu. Apalagi, ia mampu keluar dari gaya aktor-aktor British lain yang pernah memerankan James Bond seperti Sean Connery dan Roger Moore.

Kabarnya, film James Bond: No Time to Die juga akan jadi film terakhir Daniel Craig James Bond. Penampilan total pasti akan dimainkan sang aktor di film ini.

Ini 5 Hal yang Membuat James Bond ‘No Time To Die’ Paling Ditunggu

Kembalinya Pemain Lama

Trailer Terbaru Film James Bond yang bertajuk Skyfall merupakan sebuah ide yang besar dalam perombakan pemeran hingga ceritanya. Selain karakter M, Q, peran baru juga diemban oleh MoneyPenny. Karakter-karakter ini begitu ikonik, sehingga untuk film James Bond: No Time to Die sang sutradara mencoba untuk membawa karakter lama kembali tampil untuk film ini.

Salah satunya adalah kabar kembalinya aktor Jeffrey Wright yang akan mengulangi perannya sebagai Felix Leiter.

Sutradara

Bicara soal sutradara, Sam Mendes mampu mengubah sudut pandang dan cerita James Bond yang selama ini dikenal flamboyan. Mulai dari Skyfall dan Spectre, plus Quantum of Solace yang bahkan sangat lambat. Hal yang sama mungkin saja akan terulang di film James Bond: No Time to Die.

Cara Sam Mendez berkolaborasi menceritakan bagaimana sosok James Bond sebagai agen rahasia yang tak lagi hanya sekadar flamboyan dan digilai oleh wanita.

Kualitas Cerita

Ada hal yang mengganjal dari setiap cerita James Bond. Rentang waktu antara satu film dengan film terbarunya kerap dikritik terlalu lama. Apalagi dalam film-film dimana Daniel Craig memerankan karakter James Bond.

Jarak antara Spectre dengan No Time to Die berlangsung selama empat tahun. Namun, Sam Mendes dikenal mampu meramu sebuah cerita dengan apik. Terhubung dengan cerita-cerita film James Bond sebelumnya diperankan oleh Daniel Craig.

Apalagi, ini bisa saja jadi film terakhir Daniel Craig sebagai James Bond. Totalitas, dan yang membuat film ini jadi salah satu kenapa James Bond: No Time to Die diprediksi menyajikan kualitas cerita yang patut ditunggu.

Ikuti terus informasi film terbaru James Bond dan film-film Hollywood lainnya yang akan tayang di BookMyShow.

7 Karakter Yang Ingin Kita Lihat di Series Obi Wan

7 Karakter Yang Ingin Kita Lihat di Series Obi Wan

7 Karakter Yang Ingin Kita Lihat di Series Obi Wan

7 Karakter Yang Ingin Kita Lihat di Series Obi Wan – Luke Skywalker dan Anakin Skywalker mungkin adalah dua nama populer dalam cerita Star Wars, selain beberapa nama lainnya seperti Hans Solo, Darth Vader, dan sebagainya. Namun, yang pasti para fans Star Wars pasti mengenal sosok master Jedi dan guru bagi Anakin Skywalker yaitu Obi-Wan Kenobi. Karakter Obi-Wan pertama kali muncul di film Star Wars: A Phantom Menace, yang dirilis pada 1999 silam.

Salah satu karakter favorit para fans tersebut rencananya akan dibuatkan sebuah TV seriesnya yang akan tayang di saluran milik Disney, Disney Plus. Sebenarnya beberapa waktu yang lalu sempat ada rencana pembuatan filmnya, namun karena film Solo: A Star Wars Story mendapatkan hasil yang kurang bagus, akhirnya pihak rumah produksi pun membatalkan proyek tersebut. Jika TV seriesnya jadi dibuat, berikut adalah karakter yang harus ada di dalam ceritanya.

7 Karakter Yang Ingin Kita Lihat di Series Obi Wan

  • Ahsoka Tano

Dalam salah satu film Star Wars yaitu A New Hope, Obi-Wan sempat menyinggung tentang Clone Wars atau perang kloning, yang membuat para fans penasaran dengan perang tersebut. Kemudian dalam film Attack of the Clones, kita melihat berbagai persiapan serangan besar para kloning namun kita tidak melihat bagaimana perang besar tersebut.

Dalam TV series animasi Star Wars: The Clone Wars barulah kita melihat perang kloning tersebut. selain memperlihatkan perang kloning,kita juga diperkenalkan dengan seorang Jedi bernama Ahsoka Tano, yang sudah menjadi salah satu karakter favorit para fans. Meskipun tidak tampil secara utuh (bisa saja muncul dalam adegan flashback), kemunculan Ahsoka tentunya akan membuat senang para fans.

Darth Maul

Dalam film Phantom Menace, selain kita bertemu dengan Obi-Wan Kenobi kita juga diperkenalkan dengan sosok Darth Maul, yang pernah hampir membunuh sang master Jedi. Beberapa fans mungkin berpikir jika Maul sudah tewas, namun dalam Clone Wars dikonfirmasi bahwa dia selamat dan mendapatkan kaki robot, menghilangkan “Darth” dari namanya,dan menjadi penguasa para penjahat.

Dalam series Star Wars Rebel, kita kembali melihat Maul dan Kenobi. Dengan apa yang terjadi sebelumnya diantara keduanya, hal itu bisa membangun sebuah cerita mengapa mereka bertarung dan saling membenci satu sama lainnya. Ray Park, pemeran Maul versi live-action sempat kembali muncul di film A Star Wars Story. Banyak yang menduga jika hal tersebut merupakan salah satu penampf

ilan “kembali” dari Maul.

7 Karakter Yang Ingin Kita Lihat di Series Obi Wan

Karakter Dari Film Solo

Film spinoff Rogue One: A Star Wars Story merupakan film live-action pertama yang menceritakan di luar kisah tentang Skywalkers. Sementara itu, film Solo: A star Wars Story juga menceritakan hal di luar tentang Skywalkers dan berkisah tentang origin story dari Hans Solo. Ada beberapa referensidari film tersebut yang bisa digunakan di film series Obi-Wan nanti.

Meskipun hasil yang di dapat di film Solo kurang begitu memuaskan dan mungkin memupuskan harapan film sekuelnya, yang pasti film tersebut sudah memperkenalkan kita dengan beberapa karakter baru yang menarik. Dengan film tersebut memiliki setting waktu yang sama dengan periode series Obi-Wan, menghadirkan karakter-karakter seperti Qi’ra, Becket, atau mungkin Dryden Vos bisa menjadi cara lain menghadirkan karakter tersebut dibandingkan harus menunggu sekuel filmnya.

Pasukan Ghost

Star Wars Rebel merupakan seri animasi pertama dari Lucasfilm setelah Disney membeli sebagian besar saham Lucasfilm. Seri animasi tersebut bersetting sebelum kejadian yang terjadi di film pertama Star Wars dan menceritakan tentang para pasukan Ghost yang bekerja untuk Rebel Alliance. Selain menhadirkan karakter baru, di series ini juga kembali menampilkan Ahsoka Tano.

Obi-Wan sendiri sempat muncul di seri animasi tersebut, dan mengkonfirmasi bahwa dia sedang berada di luar pada latar waktu di series tersebut, meskipun dia bukanlah bagian aktif dari Rebellion. Kemunculan kembali para pasukan Ghost tentunya akan menjadi sebuah kejutan yang menyenangkan bagi para fans.

Jabba the Hutt

Obi-Wan Kenobi menghabiskan banyak waktunya di Tattoine saat mengasingkan diri, tapi seperti yang diceritakan di berbagai komik, sangJedi tersebut memiliki hubungan dengan Jabba the Hutt. Meskipun pertemuan langsung dengan Jabba mungkin bisa menjadi pilihan, tapi dengan menghancurkan berbagai hal yang berkaitan dengan Jabba bisa juga menjadi pilihan lainnya.

Luke Skywalker

Selain memiliki hubungan dengan Anakin Skywalker, Obi-Wan juga merupakan guru dari Luke Skywalker. Menghadirkan karakter Luke di series Obi-Wan juga bisa menjadi sebuah fan service yang bisa membuat para fans senang. Ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan oleh Disney untuk menghadirkan sosok Luke di series Obi-Wan. Pertama adalah dengan bertatap muka langsung dalam sebuah adegan atau peristiwa.

Pilihan lainnya adalah dengan mengawasinya dari jauh, seperti dalam novel Ahsoka karya E.K. Johnson yang dirilis pada 2016 silam. Dalam buku tersebut, diceritakan Obi-Wan yang sedang dalam pengasingan menggunakan waktunya di Tatooine untuk mengeksplor tentang the Force, berkomunikasi dengan mantan mentornya Qui-Gon Jinn, dan mengawasi Luke dari jauh. Series ini mungkin tidak akan banyak adegan aksi, tapi bisa menjadi sebuah series yang menggali lebih dalam tentang karakter Luke atau Obi-Wan.

Jar Jar Binks

Jar Jar Binks merupakan teman dari Obi-Wan dan Anakin Skywalker sejak film pertama. Di beberapa film selanjutnya, Jar Jar hanya terlihat sebentar saja. Nasibnya pun masih sedikit menggantung, namun dalam novel Star Wars Aftermath: Empire’s End diketahui jika Jar Jar menjadi seorang seniman jalanan.

Dengan sekali lagi Kumpulan Sinopsis menampilkan reuni antara Jar Jar Binks di salah satu episode seriesnya bukan hanya memberikan kita kejelasan tentang nasib dari Jar Jar Binks, tapi juga sekali lagi memberikan kesempatan pada Ahmed Best untuk kembali memerankan karakter terebut. Bukan berarti keseluruhan ceritanya berpusat pada reuni antara Jar Jar dan Obi-Wan, tapi dengan menghadirkannya di salah satu episode bisa memberikan sebuah kejutan yang membuat para fans senang.

Fakta Menarik dari Film Dora and the Lost City of Gold

Fakta Menarik dari Film Dora and the Lost City of Gold

Fakta Menarik dari Film Dora and the Lost City of Gold

Fakta Menarik dari Film Dora and the Lost City of Gold – Sudah menonton film Live-action dari Dora yang mulai tayang di bioskop hari ini? Jika belum, sebaiknya di segerakan untuk menonton film ini. Bukan sekadar petualangan yang menyenangkan, namun ada beberapa fakta Dora and the Lost City of Gold yang menarik.

Selain, untuk menambah ilmu pengetahuan, fakta-fakta ini juga unik, karena salah satunya terkait dengan karakter di dalam filmnya. Berikut beberapa fakta menarik yang akan kamu temukan di film Dora and the Lost City of Gold.

Fakta Menarik dari Film Dora and the Lost City of Gold

1. Delicioso

Fakta pertama adalah ungkapan kata Delicioso. Bagi yang pernah mengikuti versi kartu dari Dora The Explorer pasti sudah tahu kalimat ungkapan ini. Nah, dengan melibatkan elemen dari “Delicioso” pada film Dora and the Lost City of Gold, Movie Terbaru ini seakan memberi nostalgia tersendiri.

Nostalgia ini akan kamu temukan pada satu momen makan malam yang akan membuat suasana menjadi riuh karena ulah Dora yang pertama kali mengungkapkan kalimat ini.

2. Parapata

Sebuah misi penjelejahan tentagn Parapata sudah ada di benak pikiran Dora sejak kecil. Namun, baru pada saat ia beranjak remaja, Dora bisa merasakan langsung petualangan di Parapata. Parapata mungkin akan terdengar fiksi. Namun, mitos tentang Parapata sangat kuat bagi para peneliti dan penjelajah.

Konon, Parapata masih menyimpan misteri yang harus dibongkar. Terletak di salah satu kawasan Amerika Selatan. Kota yang memang benar-benar berselimutkan emas. Berbagai penjelajah bahkan dikabarkan pernah ‘terlibat’ di Parapata.

Kabarnya, kota bergelimang emas ini dimulai dari eksplorasi penjelajah Spanyol pada abag ke-16 dan 17.

Fakta Menarik dari Film Dora and the Lost City of Gold

3. Perlengkapan Dora

Fakta Dora and the Lost City of Gold berikutnya yang tak bisa dilupakan adalah perlengkapan-perlengkapan yang biasanya selalu berada di dalam tasnya. Nah, semua ini juga digambarkan dengan baik pada versi live-actionnya. Tas biru yang selalu tersandang di punggungnya.

Ah, tentu saja, tasnya tak bisa bicara, begitu juga dengan peta yang selalu menjadi petunjuk. Selain itu, pakaian yang dikenakan Dora pun selalu tak pernah berganti. Mungkin Dora hanya punya satu set baju ini.

4. Boots dan “The Swiper”

Siapa yang tak kenal karakter Boots. Monyet yang satu ini selalu jadi teman Dora dalam versi kartunnya. Nah, versi live-actionnya pun begitu. Persahabatan antara Dora dan Boots bahkan digambarkan dengan jelas, ketika Dora mengklaim mengerti dan paham apa yang disampaikan oleh Boots. Ada satu adegan penting menjelang berakhirnya misi penjelejahan Dora tentang Parapata. Boots ternyata memberikan kejutan, yang membuat Dora terperangah.

Selain Dora, masih ada The Swiper, seekor rubah yang memang gemar menganggu penjelajahan Dora. Nah, di sini, sang rubah jauh lebih tengil dari film kartunnya. Bahkan, The Swiper bisa berkomunikasi dengan manusia. Nah, sudah kebayangkan lucunya.

5. Diego yang tampil berbeda

Fakta Dora and the Lost City of Gold berikutnya adalah pada gambaran karakter Diego. Sepupu Dora di versi Live-actionnya. Jika di film kartunnya, karakter Diego tampil dengan ciri-ciri fisik rambut gondrong. Namun, di film Dora and the Lost City of Gold karakter Diego tampil dengan kepala botak.

Mungkin saja ini untuk menunjang kebutuhan cerita yang menggambarkan Diego yang sudah dewasa. Bagi yang penasaran, siapa pemeran Diego di film Dora and the Lost City of Gold, namanya adalah Jeffrey Wahlberg. Usut punya usut, Jeffrey ternyata adalah keponakan dari akot kawakan Hollywood Mark Wahlberg.

Selain lima fakta tadi, kamu bisa menemukan beberapa fakta lainnya terkait film Dora and the Lost City of Gold. Buruan, cek jadwal bioskopnya dan beli tiket nontonnya di situs atau aplikasi BookMyShow yang tersedia gratis bagi pengguna Android dan iOS.

The Ten Rings Menjadi Ancaman Terbesar Dalam Cerita di MCU

The Ten Rings Menjadi Ancaman Terbesar Dalam Cerita di MCU

The Ten Rings Menjadi Ancaman Terbesar Dalam Cerita di MCU

The Ten Rings Menjadi Ancaman Terbesar Dalam Cerita di MCU – The Ten Rings sudah menjadi salah satu ancaman terbesar yang muncul dalam cerita di MCU. Tidak ada informasi jelas, berapa jumlah anggota dari the Ten Rings. Kebanyakan dari mereka berbicara bahasa Arab, Urdu, Pashto, Dari, Mongolia, Farsi, dan bahkan Rusia. Lalu, siapa the Ten Rngs, kelompok teroris yang akan kembali muncul dalam film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings, dan apa dampak yang sudah mereka berikan di MCU?

Ten Rings Bertanggung Jawab Terbentuknya Iron Man

Debut kelompok the Ten Rings di MCU terjadi pada 2008 lalu, ketika mereka muncul dalam film Iron Man. Dalam film tersebut, diketahui jika Ten Rings merupakan kelompok teroris yang memiliki teknologi yang canggih yang sudah menjadi biang kekacauan di Timur Tengah selama bertahun-tahun. Obadiah Stane diam-diam menjual senjata dari perusahaan Stark ke pihak Ten Rings, dan sudah terjadi lama.

Sebagai gantinya, Ten Rings harus membunuh Tony Stark. Namun, justru salah satu jaringan mereka di Afghanistan justru menculik Stark dan memintanya untuk membuatkan mereka senjata. Perkiraan mereka salah, dan Stark kemudian membuat armor Iron Man pertamanya untuk kabur dari sana. Setelah hal itu, Tony pun berpikir untuk membuat sebuah sistem pertahanan yang bisa melindungi dirinya dan juga menghancurkan berbagai kejahatan.

The Ten Rings Menjadi Ancaman Terbesar Dalam Cerita di MCU

Ten Rings Membantu Whiplash Mengincar Tony Stark

Menurut comic tie-in seperti Iron Man 2: Agents of SHIELD, Iron Man terus melanjutkan operasinya untuk menghancurkan berbagai jaringan Ten Rings di seluruh dunia. Ten Rings pun kemudian mendukung usaha Whiplash untuk menghancurkan Tony Stark, demi membalaskan dendam mereka. seperti yang kita lihat di film Iron Man 2, seorang anggota Ten Rings memberikan Whiplash tiket ke Circuit de Monaco, tempat dimana Stark akan berada. Sepertinya mereka jugalah yang mengatur Whiplash menjadi salah satu kru pit.

Ten Rings Mampu Mendapatkan Salinan Armor War Machine

Setelah apa yang terjadi di Iron Man 2, War Machine kemudian harus ikut terjebak dalam peperangan melawan jaringan Ten Rings di seluruh dunia. Iron Man 3 Prelude memperlihatkan struktur operasi dari organisasi Ten Rings, yang merupakan hasil investigasi dari Rhodey. Ternyata masing-masing jaringan organisasi Ten Rings berjalan sendiri-sendiri tanpa rantai komando.Hal itu tentunya menyulitkan Ten Rings untuk ditaklukan.

Rhodey sendiri curiga bahwa ada peran tentara di belakang mereka, yang membuat organisasi ini sulit untuk dilacak. Teroris tersebut kemudian memalsukan sebuah serangan biologis di Hongkong, dan ketika War Machine datang kesana, mereka menyerangnya dengan Hammer-Tech curian – sebuah tank purwarupa yang memiliki tenaga nuklir yang bisa menghasilkan ledakan nuklir besar jika rusak. Rhodey mungkin bisa kabur dari mereka, tapi Ten Rings mampu mendapatkan hasil pindaian yang sangat detail dari armor War Machine.

Mandarin Palsu dan Ekstrimis

Di film Iron Man 3 para fans MCU pada awalnya menduga jika mereka pada akhirnya akan diperkenalkan dengan sosok The Mandarin versi live-action. Namun, mereka justru harus menelan kekecewaan dimana ternyata ada “twist” yang terjadi, yaitu The Mandarin yang muncul bukanlah sosok yang asli melainkan aktor yang dibayar untuk berpura-pura menjadi Mandarin.

Aldrich Killian adalah orang yang berada dibalik ide untuk menampilkan Mandarin palsu tersebut. Dia menggunakan identitas Mandarin dan juga para ekstrimis bio-engineeringnya, untuk meluncurkan serangan teroris di seluruh Amerika. Tujuan Killian adalah memanipulasi pemerintah Amerika dengan menculik Presiden. Untungnya usaha mereka digagalkan oleh Iron Man dan War Machine.

The Ten Rings Menjadi Ancaman Terbesar Dalam Cerita di MCU

Balas Dendam Mandarin Yang Asli

Twist the Mandarin yang ditampilkandi filmnya ternyata tidak disambut baik oleh para penggemar komik, yang mengharapkan Marvel menampilkan sosok Mandarin yang asli. Namun, mereka kemudian merilis sebuah film pendek yang berjudul All Hail the King. Dalam filmnya terungkap jika aktor yang “berperan” sebagai Mandarin, Trevor Slattery, dikurung di penjara Seagate akibat perbuatannya.

Ten Rings kemudian mengirim tim untuk membebaskan Slattery dan membawanya kepada Mandarin yang asli, yang merasa tidak senang identitasnya digunakan olehnya. Hal tersebut tentunya menjadi konfirmasi bahwa the Mandarin memang sedari awal sudah menjadi bagian dari cerita MCU. Slattery sendiri tidak mengetahui jika the Mandarin merupakan karakter yang “nyata”.

Ten Ring Berusaha Untuk Mencuri Pymtech

Kelompok Ten Rings kemudian menghilang dari permukaan setelah film Iron Man 3. Kemungkinan setelah cerita tentang Mandarin palsu yang menebarkan teror di Amerika dan membuat mereka jadi incaran dunia, mereka harus rehat sejenak. Namun, ternyata mereka masih aktif. Pada film Ant-Man yang dirilis pada 2015, Ten Rings merupakan salah satu dari kelompok yang mencoba untuk membeli Pym Tech dari Darren Cross.

Ten Rings Mendapatkan Teknologi Lainnya

Usaha untuk mendapatkan kostum Yellowjacket mungkin bisa berarti bahwa Ten Rings sudah memiliki peran lainnya di MCU, dalam beberapa tahun belakangan. Spider-Man: Homecoming mengungkapkan jika Vulture menjual teknologi yang sangat canggih dan modern dari teknologi alien ke pasar gelap selama bertahun-tahun. Ten Rings bisa jadi merupakan salah satu kliennya.

Sementara itu trailer terbaru, Ant-Man 2 memperlihatkan kita pada sosok pengusaha yang licik bernama Sonny Burch. Ketika Burch mengetahui tentang potensi dari Pym Particles, tidak butuh waktu lama untuk Burch menemukan pembelinya. Identitasnya sendiri masih misteri, namun bisa jadi dia merupakan anggota dari Ten Rings dan bekerja untuk Mandarin.

Mengenal Blade, Vampir Hybrid Dari Marvel

Mengenal Blade, Vampir Hybrid Dari Marvel

Mengenal Blade, Vampir Hybrid Dari Marvel

Mengenal Blade, Vampir Hybrid Dari Marvel – Pada hari sabtu kemarin, dalam acara San Diego Comic Con 2019 Marvel Studios melakukan presentasi mereka setelah sempat absen. Selain mengumumkan rencana Phase 4 mereka, para fans juga terkejut dengan pengumuman bahwa Marvel akan kembali membuat film Blade, untuk ditampilkan di Marvel Cinematic Universe. Mahershala Ali didapuk untuk menjadi Eric Brooks yang baru menggantikan Wesley Snipes.

Sebenarnya adaptasi film ini bukan yang pertama kali untuk Blade. Sebelumnya pada film Blade sendiri sudah pernah dibuatkan triloginya yang diperankan oleh Wesley Snipes, dan tayang perdana pada 1998 silam. Tapi, siapa sosok Blade sang pemburu vampir ini? berikut adalah pembahasan tentang sosok Blade.

Mengenal Blade, Vampir Hybrid Dari Marvel

Siapa Blade?

Bisa dibilang Eric “Blade” Brooks ini merupakan seorang pemburu vampir dan anti-hero yang mencoba untuk “menyelamatkan” manusia dari serangan para vampir ganas. Karena pada tahun 70an Marvel belum terlalu menggali cerita horror, Blade sendiri pertama kali diperkenalkan pada 1973 di komik The Tomb of Dracula #10. Pada dasarnya, Erick merupakan seorang vampir yang memburu vampir lainnya.

Erick lahir pada 1929 dari seorang ibu bernama Tara, yang meninggal saat melahirkan Eric. Tara sendiri sengaja dibunuh oleh Deacon Forst, vampir yang menyamar menjadi manusia dan juga ayah biologis Eric. Enzim vampir Deacon menurun kepada Eric, yang membuat Eric memiliki seluruh kemampuan vampir tapi tidak dengan kelemahannya.

Di film Blade versi Snipes, Blade dan manusia setengah vampir disebut sebagai Daywalkers karena kemampuannya untuk bisa keluar di siang hari. Suatu hari, Eric melihat seseorang yang diserang oleh vampir dan berhasil menyelamatkan orang tersebut. Orang tersebut bernama Jamal Afari, seorang musisi yang juga seorang pemburu vampir. Akhirnya Afari membawa Eric dan merawatnya, sekaligus dia juga mengajarkan bagaimana menjadi seorang pemburu vampir handal.

Nama “Blade” sendiri merupakan julukan dari sesama pemburu vampir lainnya. Hal tersebut dikarenakan kemampuan bertarungnya ketika dia masih remaja. Hasrat untuk berburu dan menghabisi vampir semakin menjadi, ketika gurunya Afari dibunuh oleh Dracula. Petualangan Blade untuk berburu vampir sendiri masih berlanjut sampai saat ini.

Blade punya satu musuh bebuyutan, yaitu Dr. Michael Morbius alias Morbius the Living Vampire. Tapi, Blade sendiri pernah “bergesekan” dengan karakter ikonik lainnya seperti X-Men, Doctor Strange, dan Spider-Man. Bahkan, selama beberapa waktu, Eric pernah menggunakan identitas Ronin yang dimiliki Clint dan bergabung dengan Mighty Avengers. Namun, baru-baru ini Blade bergabung dengan Avengers atas undangan dari raja T’Challa alias Black Panther.

Blade Dibuat Lebih Nyata

Karakter Erick Brooks ini merupakan karya dari seorang kreator legendaris Gene Colan dan Marv Wolfman di tahun 1973. Pada tahun 2001, Gene colan pernah diwawancarai oleh Comic Book Artist dan mengatakan bahwa penampilan saat ini (jaket kulit, gaya rambut, dan sebagainya) merupakan idenya dan penambahan bandolier atau sarung peluru di badannya merupakan ide Marv.

“Marv mengatakan kepadaku bahwa Blade merupakan pria berkulit hitam, dan kami bicara tentang bagaimana seharusnya dia berpakaian, dan bagaimana seharusnya dia berpenampilan.”

Menurut Colan, Blade merupakan perpaduan dari seorang aktor berkulit gelap dan seorang atlet. Colan juga sadar bahwa di tahun 70an, masih sangat jarang (bahkan belum ada) karakter berkulit hitam dalam cerita komik. Oleh karena itu, dia ingin menjadi yang pertama untuk menghadirkan karakter komik berkulit hitam.

“Orang berkulit hitam belum pernah digambarkan pada saat itu. Jadi aku ingin menjadi salah satu yang pertama untuk menggambarkan karakter berkulit gelap di komik. Ada banyak orang berkulit gelap di dunia ini, mereka juga membeli buku komik, mengapa kita tidak boleh memberikan rasa nyaman kepada mereka? mengapa aku tidak boleh jadi yang pertama untuk menggambar mereka? aku benar-benar menikmatinya!”

Mengenal Blade, Vampir Hybrid Dari Marvel

Blade Jadi Jembatan Baru MCU

Pengumuman Marvel tentang Blade yang akan menjadi bagian dari MCU tentunya membuat banyak fans gembira dan senang, apalagi Blade merupakan salah satu karakter yang sudah lama mereka inginkan bergabung ke MCU. Blade merupakan seorang pemburu vampir, tapi pertanyaannya kemudian dimana keberadaan para vampir tersebut di MCU?

Marvel mungkin sudah pernah menampilkan karakter alien seperti Thanos dan makhluk kosmik seperti Dormamu di MCU. Tapi, Marvel belum pernah menghadirkan sosok vampir sampai saat ini. Mungkin baru sekarang Marvel akan mencoba untuk menghadirkan villain lainnya, yaitu vampir (bisa jadi melalui film Morbius). Artinya Blade bisa menjadi jembatan untuk memperkenalkan makhluk “baru” lainnya di MCU.

Film Blade sendiri tidak akan dirilis di Phase 4 nanti, seperti yang ditegaskan oleh Kevin Feige saat diwawancara oleh Collider. Namun, bisa saja Blade versi MCU ini muncul lebih cepat dengan cara menjadi cameo di salah satu film Phase 4. Kemungkinan yang cocok adalah film Doctor Strange in the Multiverse of Madness, yang rencananya akan dirilis pada 2021 mendatang.

Film tersebut digadang-gadang akan menjadi film horror Marvel pertama yang akan dibuat. Tapi, kita masih belum tahu sampai sejauh mana “horror” yang dimaksud tersebut. Blade bisa saja muncul sebagai cameo di film tersebut, dimana Strange bertemu dengan Blade dan bersama-sama membasmi musuh yang sama yaitu vampir – atau villain lainnya.

Kemungkinan lainnya adalah Blade dan Strange bisa saja menjadi “pionir” untuk membentuk Avengers versi sihir, yang disebut sebagai Avengers of the Supranatural di MCU. Dalam cerita komiknya, Doctor Strange dan Blade merupakan anggota dari kelompok tersebut. Sama seperti tim Avengers yang kita kenal, para Avengers of the Supranatural ini juga bertugas untuk melindungi mereka yang tidak berdosa dari serangan Ghost Rider (yang pada saat itu lepas kendali).

Masih belum banyak informasi kumpulan sinopsis yang bisa digali tentang proyek film Blade, selain spekulasi dan juga teori. Kita juga masih belum tahu kapan filmnya akan dirilis, selain petunjuk bahwa filmnya akan dirilis di Phase 5. Yang pasti, Marvel sedang menggodok sesuatu yang baru dengan bergabungnya Blade ke MCU. Apa cerita yang sedang dipersiapkan oleh Marvel? Apa peran Blade di MCU? semua pertanyaan baru akan terjawab ketika Phase 4 dimulai. Jadi, mari kita tunggu saja kejutan lainnya yang disiapkan oleh Marvel ya Geeks!

Kisah Legendaris Boneka Chucky yang Tak Meyakinkan

Reviw Film Childs Play, Kisah Legendaris Boneka Chucky yang Tak Meyakinkan

Reviw Film Childs Play, Kisah Legendaris Boneka Chucky yang Tak Meyakinkan

Reviw Film Childs Play, Kisah Legendaris Boneka Chucky yang Tak Meyakinkan – Pembunuhan berantai biasanya selalu menyisakan misteri yang sulit untuk diungkap. Pun, pembunuhan ini biasanya terjadi karena ulah manusia. Lalu, bagaimana akhirnya, sebuah boneka yang melakukannya? Salah satu kisah legendaris tentang boneka pembunuh salah satunya adalah kehadiran Chucky.

Bersama segenggam pisau yang ada di tangannya ia melakukan apa pun yang ia suka. Buruk rupa dan rambutnya acak-acakan. Ada bekas jahitan di wajahnya. Chucky siap menebar teror. Lalu, bagaimana jika jadinya, Chucky tidak sejahat yang diperkirakan?

Reviw Film Childs Play, Kisah Legendaris Boneka Chucky yang Tak Meyakinkan

Hanya karena rasa frustasi yang dingin, Chucky kemudian menusukkan pisaunya kepada semua yang dianggap jahat. Semuanya bisa kamu saksikan di film Child’s Play. Kisah baru Chucky yang lahir dari kelalaian manusia yang disengaja.

Chucky yang sudah rusak, diambil oleh Karen (Aubrey Plaza) hanya untuk satu-satunya putra yang dimilikinya. Andy (Gabriel Bateman). Jauh sebelum itu, Chucky yang satu ini tidak datang tiba-tiba atau punya ruh jahat. Chucky adalah mainan yang disenangi oleh semua orang.

Sesuai dengan gaya yang kekinian, Chucky terhubung dengan semua teknologi besutan Kazan. Teknologi yang berfungsi melalui aplikasi dan bisa memudahkan kebutuhan rumah tangga. Chucky bahkan bisa menjadi pengasuh.

Namun, tidak dengan Chucky yang satu ini. Ia sudah ‘rusak’ sejak awal. Apa yang ada di pikirannya hanyalah dendam. Chucky bahkan melihat sendiri bagaimana Andy yang menjadi teman manusianya, disiksanya. Chucky kemudian menjadi mengerikan.

Satu per satu orang-orang yang berusaha berhubungan dengan Andy tewas menggenaskan. Bagaimana cara menghentikan semua ini? Apakah Andy juga ikut menjadi korban kekejaman Chucky. Child’s Play segera tayang di bioskop namun hanya terbatas di jaringan 21 Cinema.

Namun, jangna khawatir, masih banyak beberapa film pilihan lain yang tayang di bioskop minggu ini. Mulai dari Crawl, atau The Hustle. Pilihan lainnya, tentu saja adalah rilis ulang Avengers: Endgame yang direncanakan tayang 12 Juli 2019 di bioskop Indonesia.

Reviw Film Childs Play, Kisah Legendaris Boneka Chucky yang Tak Meyakinkan

Lebih Kekinian Namun, Tak Meyakinkan

Film ini mengungkapkan hal-hal yang terkait erat dengan gaya hidup masa kini. Jika di film-film terdahulunya Chucky yang ditemukan kemudian secara misterius bisa membunuh orang-orang yang ada di sekitarnya, kali ini berbeda.

Kenapa Chucky menjadi perusuh dijelaskan dengan masuk akal. Sebuah boneka berteknologi tinggi yang mengalami gangguan fungsi sebagaimana semestinya. Dari sini semuanya terlihat relevan dan meyakinkan. Ada alasan jelas kenapa Chucky kemudian membunuh dan menghabisi hal-hal yang erat kaitannya dengan manusia yang memilikinya.

Namun, jika berbicara horor, Child’s Play terasa kurang meyakinkan. Bagaimana Chucky menghabisi para manusia adalah unsur yang tepat untuk sebuah film horor. Apalagi, beberapa adegan gore dijelaskan secara gamblang. Seperti kepala Shane (David Lewis) yang sengaja dipajang jelas di dalam film.

Sisanya, tak ada elemen kejutan dari film ini. Child’s Play tak ubahnya seperti permainan petak-umpet dan aksi saling kejar-kejaran antara manusia yang lari menghindar dari Chucky. Sisanya? Tak ada.

Elemen horor lainnya juga terlihat dari bagaimana Chucky di film Child’s Play telrihat seperti boneka yang baik. Ia bahkan tak ubahnya seperti boneka hadiah ulang tahun. Tak ada sosok yang benar-benar mengerikan atau penampilan misterius yang sebaiknya disuguhkan untuk seorang pembunuh.

Melalui penampilan Movie Terbaru Chucky ini pun aura sang boneka sebagai pembunuh legendaris menjadi tak telrihat sama sekali. Setali tiga uang dengan Chucky, tak ada satu pun pemerannya yang tampil meyakinkan dan memberikan sentuhan horor yang jelas.

Meski memiliki karakter utama yang kurang lebih sama dengan film Child’s Play di tahun 1988, namun tak eada elemen kejutan yang terjadi di film ini. Child’s Play versi 1988 jelas lebih menakutkan, bahkan cenderung kasar.

Mungkin saja, film Child’s Play tahun 2019 ini ditujukan bagi semua orang. Bahkan, remaja yang sudah berusia 17 tahun pun bisa menontonnya dengan santai, tanpa harus ikut terbawa arus bahwa Chucky adalah boneka pembunuh nan legendaris.

11 Spoiler Penting dari Film Spider-Man Far From Home

11 Spoiler Penting dari Film Spider-Man Far From Home

11 Spoiler Penting dari Film Spider-Man Far From Home

11 Spoiler Penting dari Film Spider-Man Far From Home – Film besutan Marvel studios dan Sony Pictures, Spider-Man: Far From Home, akhirnya dirilis di bioskop dan akan menjadi film penutup di Phase 3 Marvel Cinamatic Universe sekaligus menjadi jembatan untuk hal berikutnya di MCU. Ada banyak spoiler yang terungkap dalam film ini, dan beberapa diantaranya benar-benar tidak terduga. Apa saja?

Myterio Merupakan Villain Dari Dunia Kita

Meskipun dalam berbagai materi promosi film Far From Home kita diperlihatkan jika Mysterio merupakan seorang mentor baru bagi Spider-Man, dan juga seorang superhero dari bumi lainnya di multiverse, di film ini terungkap jika semua hal itu bohong. Quentin Beck sebenarnya merupakan villain yang berasal dari bumi yang sama dan bukan dari bumi yang lain.

Untuk para fans Marvel Comics tentunya hal ini bukan sebuah kejutan yang besar, karena sudah sejak lama diceritakan jika Beck merupakan seseorang yang selalu bercita-cita menjadi seorang pahlawan. Dalam filmnya, kita melihat bagaimana Beck berhasil membuat sebuah hubungan dengan Peter dan membuatnya percaya jika dia merupakan sosok mentor yang pas sebagai pengganti Tony Stark. Baru di akhir cerita kita mengetahui jika Mysterio memiliki niat yang jahat terhadap teknologi milik Tony Stark.

Mysterio Ingin Menjadi Iron Man Yang Baru

Dalam cerita filmnya, kita sempat mendengar tujuan utama dari Beck untuk melakukan berbagai serangan besar di beberapa kota di Eropa. Tujuannya yaitu menjadi pelindung terhebat bumi, menjadi pahlawan paling hebat di dunia, dan menjadi pengisi tempat kosong yang ditinggalkan oleh Iron Man. Selain itu, Beck juga menginginkan pengakuan yang selama ini dia impikan atas berbagai teknologi yang dia ciptakan dan digunakan oleh Tony Stark.

Contohnya adalah teknologi BARF, yang pada konsep awalnya bernama EDITH. Nama tersebut diganti oleh Stark dan hal itu membuat Beck kesal. Bahkan, Beck pun kemudian dipecat oleh Stark. Stark mengatakan jika dia merupakan orang yang “tidak stabil”, dan untuk membuktikan hal tersebut salah dia pun kemudian terobsesi untuk menjadi pahlawan super dan rela melakukan apapun.

11 Spoiler Penting dari Film Spider-Man Far From Home

Elementals Merupakan Ilusi Yang Diciptakan BARF

Mysterio tidak memiliki kekuatan super apapun untuk menjadi superhero, namun dia merupakan seorang yang hebat dalam hal teknologi. Karena hal itu, dia pun menciptakan kelompok villain bernama Elementals untuk membantunya menjadi seorang pahlawan super. Beck, bersama dengan timnya yang sama-sama pernah dikecewakan oleh Stark, menggunakan teknolog BARF (teknologi yang digunakan dalam film Civil War) dan drone untuk menciptakan ilusi Elementals dan juga Mysterio.

Mysterio yang aslinya sendiri berada di tempat yang lain sambil mengendalikan para drone tersebut. Tim tersebut juga membantu Beck dalam berbagai hal, contohnya dengan mengarang cerita tentang konsep multiverse, membuat teknologi gelombang elektromagnetik yang mengelabui teknologi Nick Fury, dan lainnya.

Mysterio Diciptakan Oleh Teman Sekelas Peter

Quentin Beck adalah aktor yang harus “menjual” personanya agar bisa dipercayai oleh Nick Fury, Peter Parker, dan seluruh dunia. Namun, di film ini sebenarnya nama Mysterio sendiri diberikan oleh salah seorang teman Peter Parker yaitu Tony Raviolo, yang diperankan oleh Flash Thompson. Hal tersebut terjadi saat mereka berkumpul kembali di hotel dan menyaksikan tayangan berita setelah serangan monster Elementals.

Pembaca berita kemudian menyebutkan kata “Mysterio” yang kemudian diartikan oleh Tony sebagai nama pahlawan dari Beck. Tapi, Marry Jane kemudian sempat menjelaskan jika sebenarnya nama Mysterio digunakan karena identitasnya masih belum diketahui. Peter sendiri sempat menyebut Beck dengan Mysterio saat pertama kali bertemu degannya.

Peter Mengungkapkan Identitas Spider-Man Kepada MJ

Saat Peter Parker dan Mysterio terlibat sebuah pertarungan dengan salah satu monster Elementals, satu bagian drone tidak sengaja terkena jaring Peter dan dia pun membuangnya. MJ yang bersembunyi dibalik tembok sambil memperhatikan adegan tersebut, kemudian mengambil drone tersebut. Ketika MJ menanyai hal tentang Peter yang menjadi Spider-Man, Peter sempat mengelak kalau dia bukan Spider-man.

Tapi, ketika MJ memperlihatkan salah satu drone yang tidak berfungsi, tiba-tiba proyeksi gambar ilusi Elemental dan Mysterio pun muncul. Saat itulah Peter menyadari jika Beck bukanlah orang yang dia duga. Sadar jika dunia dalam bahaya dan tidak ada waktu lagi, akhirnya Peter mengatakan yang sebenarnya kepada MJ. Kemudian Peter pun pergi untuk memperingatkan Fury tentang Beck.

Mysterio Tewas

MCU sering mendapatkan kritikan dari para fans karena mereka membunuh berbagai villain terbaik mereka. Tren tersebut sepertinya berlanjut dengan terbunuhnya Mysterio dalam film ini. Mungkin ada sebagian orang yang mengatakan jika Peter yang membunuh Mysterio, ada juga yang berpendapat jika itu merupakan keteledoran dari Mysterio sendiri.

Hal ini terjadi saat Peter dan Mysterio akhirnya bertemu di Tower Bridge, London. Beck kemudian memerintahkan drone untuk melindunginya dan menyerang Peter. Tapi, berkat kemampuan “spider-sense” atau “Peter Tingle” yang akhirnya berfungsi maksimal Peter pun berhasil selamat dari ilusi yang dibuat Beck dan menghancurkan drone yang melindunginya. Namun, saat Peter menyerang salah satu drone, peluru yang ditembakan justru mengarah kepada Beck dan Beck pun tertembak lalu sekarat dan tewas.

11 Spoiler Penting dari Film Spider-Man Far From Home

Peter Parker dan MJ Akhirnya Berciuman

Sebelum pertarungan final terjadi, Beck sempat mengejar MJ, Happy Hogan, Betty, dan Ned dengan menggunakan drone bersenjata yang dia kendalikan. Mereka berhasil melumpuhkan salah satu drone setelah MJ berhasil memukulnya dengan sebuah alat perang zaman dahulu. Mereka pun kemudian kabur ke salah satu ruangan dengan lapisan baja tebal, namun mereka terpojok dan tidak bisa kemana-mana.

Setelah pertarungan selesai Peter pun menonaktifkan semua drone yang ada. Peter dan MJ kemudian bertemu di tengah-tengah jembatan Tower Bridge dan mereka mengungkapkan perasaannya satu salam lain. Seperti yang sudah diduga, sisi emosional keduanya tidak dapat tertahan. Akhirnya keduanya saling melemparkan ciuman dan segera pergi dari tempat tersebut. dalam adegan mid-credit akhirnya terungkap jika MJ dan Peter resmi menjalin sebuah hubungan.

Happy Hogan dan Bibi May Berpacaran?

Di sepanjang film Far From Home, kita bisa melihat jika ada sesuatu diantara hubungan Happy Hogan dan Bibi May. Contohnya saat di awal film, dalam sebuah acara amal untuk pengumpulan dana bagi para kaum tunawisma akibat snap yang dilakukan oleh Thanos Happy dan May saling melemparkan pujian. Hal itu tentunya membuat Peter curiga tentang mereka berdua.

Kemudian saat Peter mencoba trailer terbaru menelpon May untuk mengabarkan kondisinya yang berada di Belanda, ada Happy Hogan di kantor May. Happy mengaku jika dirinya sedang membantu May dalam menyelesaikan berbagai pekerjaannya. Akhirnya di akhir film Peter, Happy, dan May duduk bersama dan Peter pun menanyakan hubungan mereka. Meskipun Happy menyebutkan jika ada hubungan diantara mereka, May mengaku jika tidak ada hubungan apapun, hanya saling mengagumi.

J.K. Simmons Berperan Sebagai J. Jonah Jameson Yang Baru

Dalam adegan post-credit yang pertama dari Far From Home, kita melihat Peter yang pergi berkencan dengan MJ. Bukan berkencan pada umumnya, mereka terbang dan berputar-putar di wilayah New York sambil berayun diantara gedung-gedung. Peter dan MJ kemudian berada di daerah Madison Square Garden dan tiba-tiba sebuah siarang berita muncul di layar raksasa.

Pada awalnya, siaran berita tersebut memberitakan tentang kejadian serangan Elementals di London. Kemudian, saluran berita tersebut memberitakan tentang pertarungan Spider-Man dan Beck. Pembawa acara juga memperkenalkan kita pada sebuah situs web kontroversial, DailyBugle.net, yang dipimpin oleh J. Jonah Jameson versi MCU. Sebelumnya, sang aktor senior juga memerankan karakter yang sama dalam film Spider-Man versi Sam Raimi. Hanya saja Jameson yang muncul di film tersebut merupakan pemimpin redaksi dari koran Daily Bugle, tempat Peter bekerja.

Jameson Mengungkapkan Identitas Rahasia Spider-Man

Seperti yang diungkapkan sebelumnya, jika Mysterio sudah merencanakan semuanya dengan matang. Termasuk bagaimana rencana untuk mengubah citra Spider-Man menjadi seorang penjahat. Hal ini terjadi saat situs The Daily Bugle.net memberikan video serangan di London. Video tersebut memperlihatkan saat Peter mengatakan kepada EDITH untuk mematikan semua drone.

Namun, videonya sendiri sudah keluar dari konteks tersebut sehingga terlihat seperti Spider-Man yang memerintahkan untuk menghabisi warga sipil. Selain memperlihatkan video yang memojokan Spider-Man, kita juga melihat bagaimana Mysterio dalam video tersebut akhirnya mengungkapkan identitas yang sebenarnya kepada dunia bahwa Spider-Man adalah Peter Parker. Dia berusaha agar publik berubah, dari memujanya menjadi membenci sosok Peter.

Talos Menggantikan Nick Fury Yang Sedang Berada di Luar Angkasa

Adegan post-credit scene yang kedua film Far From Home mengungkapkan bahwa Talos, pemimpin dari bangsa Skrulls yang berada di bumi dan juga teman dari Carol Danvers, “berubah” menjadi Nick Fury di sepanjang film. Sedangkan istrinya menyamar menjadi Maria Hill. Nick Fury yang asli sendiri sebenarnya sedang tidak berada di bumi, alias sedang berada di sebuah pesawat luar angkasa (kemungkinan milik bangsa Skrulls). Kemungkinan, Talos menggantikan tempat Nick Fury di bumi setelah apa yang terjadi di film Avengers: Endgame.